Tabel Angsuran Gadai Sertifikat Tanah Pegadaian Terbaru untuk Tahun 2026
Terakhir diperbarui 07 April 2026 · 5 min read · by Yuhan Al Khairi

Artikel ini membahas tabel angsuran gadai sertifikat tanah di Pegadaian untuk tahun 2026, lengkap dengan simulasi biaya dan syarat pengajuan.
Pegadaian menerima sertifikat tanah sebagai jaminan pinjaman dengan plafon yang dibagi ke dalam tiga kelompok: di bawah Rp10 juta, Rp10–50 juta, dan Rp55–100 juta. Masing-masing kelompok memiliki pilihan tenor yang berbeda, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.
Selain cicilan bulanan, nasabah juga perlu memperhitungkan biaya tambahan seperti biaya pengecekan (Rp50.000), keaslian sertifikat (Rp300.000), administrasi (Rp70.000), imbal jasa kafalah (0,271–2,775%), serta biaya pengurusan SKMHT (Rp350.000–700.000).
Untuk mengajukan gadai, nasabah cukup datang ke kantor cabang Pegadaian dengan membawa dokumen identitas, sertifikat asli, bukti penghasilan, dan beberapa dokumen pendukung lainnya.
Tabel Angsuran Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian
Pegadaian menyediakan berbagai layanan pembiayaan bagi masyarakat dengan sistem gadai.
Jaminannya sendiri sangat beragam, salah satunya adalah sertifikat tanah.
Untuk menentukan plafon pinjaman nasabah, sertifikat tanah yang digadai akan dihitung nilainya.
Lalu, beban cicilan nasabah per bulannya akan disesuaikan dengan jumlah plafon tersebut, seperti:
1. Angsuran Pinjaman di Bawah Rp10 Juta
Untuk pinjaman dengan plafon di bawah Rp10 juta, Pegadaian menawarkan empat pilihan tenor.
Keempat tenor tersebut di antara cicilan 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan, serta 36 bulan.
| Plafon | 12 Bulan | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp 1.000.000 | Rp 93.400 | Rp 65.500 | Rp 51.700 | Rp 37.800 |
| Rp 2.000.000 | Rp 186.700 | Rp 131.200 | Rp 103.400 | Rp 75.600 |
| Rp 3.000.000 | Rp 280.100 | Rp 196.700 | Rp 155.100 | Rp 113.400 |
| Rp 4.000.000 | Rp 373.400 | Rp 262.300 | Rp 206.700 | Rp 151.200 |
| Rp 5.000.000 | Rp 466.700 | Rp 327.800 | Rp 258.400 | Rp 188.900 |
| Rp 6.000.000 | Rp 560.100 | Rp 393.400 | Rp 310.100 | Rp 226.700 |
| Rp 7.000.000 | Rp 653.400 | Rp 458.900 | Rp 361.700 | Rp 264.500 |
| Rp 8.000.000 | Rp 746.700 | Rp 524.500 | Rp 413.400 | Rp 302.300 |
| Rp 9.000.000 | Rp 840.100 | Rp 590.100 | Rp 465.100 | Rp 340.100 |
| Rp 10.000.000 | Rp 933.400 | Rp 655.600 | Rp 516.700 | Rp 377.800 |

2. Angsuran Pinjaman antara Rp10-50 Juta
Jumlah plafon antara Rp10-50 juta dapat dikategorikan sebagai pinjaman menengah.
Nasabah yang menerima kisaran plafon tersebut diberi pilihan tenor mulai dari 18 hingga 48 bulan.
| Plafon | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp 15.000.000 | Rp 983.400 | Rp 775.100 | Rp 466.700 | Rp 476.100 |
| Rp 20.000.000 | Rp 1.311.200 | Rp 1.033.400 | Rp 755.600 | Rp 634.800 |
| Rp 25.000.000 | Rp 1.638.900 | Rp 1.291.700 | Rp 944.500 | Rp 793.500 |
| Rp 30.000.000 | Rp 1.966.700 | Rp 1.550.100 | Rp 1.133.400 | Rp 952.200 |
| Rp 40.000.000 | Rp 2.622.300 | Rp 2.066.700 | Rp 1.511.200 | Rp 1.269.600 |
| Rp 45.000.000 | Rp 2.950.100 | Rp 2.325.100 | Rp 1.700.100 | Rp 1.428.300 |
| Rp 50.000.000 | Rp 3.277.800 | Rp 2.583.400 | Rp 1.888.900 | Rp 1.587.000 |

3. Angsuran Pinjaman antara Rp55-100 Juta
Nasabah dengan plafon Rp55-100 juta berhak mendapatkan jangka waktu cicilan lebih panjang.
Kisarannya bahkan bisa mencapai 60 bulan atau sampai 5 tahun.
Berikut tabel angsuran gadai sertifikat tanah di Pegadaian
| Plafon | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp 51.000.000 | Rp 2.635.100 | Rp 1.926.700 | Rp 1.618.800 | Rp 1.360.100 |
| Rp 55.000.000 | Rp 2.841.700 | Rp 2.077.800 | Rp 1.745.700 | Rp 1.466.700 |
| Rp 60.000.000 | Rp 3.100.100 | Rp 2.266.700 | Rp 1.904.400 | Rp 1.600.100 |
| Rp 65.000.000 | Rp 3.358.400 | Rp 2.455.600 | Rp 2.063.100 | Rp 1.733.400 |
| Rp 70.000.000 | Rp 3.616.700 | Rp 2.644.500 | Rp 2.221.800 | Rp 1.866.700 |
| Rp 75.000.000 | Rp 3.875.100 | Rp 2.833.400 | Rp 2.380.500 | Rp 2.000.100 |
| Rp 80.000.000 | Rp 4.133.400 | Rp 3.022.300 | Rp 2.539.200 | Rp 2.133.400 |
| Rp 85.000.000 | Rp 4.391.700 | Rp 3.211.200 | Rp 2.697.900 | Rp 2.266.700 |
| Rp 90.000.000 | Rp 4.650.100 | Rp 3.400.100 | Rp 2.856.600 | Rp 2.400.100 |
| Rp 100.000.000 | Rp 5.166.700 | Rp 3.777.800 | Rp 3.174.000 | Rp 2.666.700 |

Biaya Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian Lainnya
Apakah hanya angsuran per bulan yang harus dibayarkan oleh nasabah? Sayangnya tidak.
Selain itu, ada pula biaya lain yang akan dikenakan saat gadai sertifikat tanah di Pegadaian, seperti:
Biaya sebelum akad
- Biaya pengecekan: Rp50.000
- Keaslian sertifikat: Rp300.000.
Biaya sesudah akad
- Biaya administrasi: Rp70.000
- Imbal jasa kafalah: 0,271-2,775%
- Biaya pengurusan SKMHT: Rp 350.000-700.000
- Biaya pengurusan APHT & SHT: Bila diperlukan.
Simulasi Perhitungan Biaya Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian

Biar semakin paham, mari hitung total angsuran beserta biaya lainnya saat mengajukan gadai sertifikat tanah di Pegadaian.
Kita asumsikan bahwa kamu menerima plafon sebesar Rp55 juta dengan tenor selama 60 tahun.
Berdasarkan tabel di atas, jumlah angsuran yang harus dibayarkan adalah Rp1.446.700 per bulan.
Sebut saja jika kamu dikenakan biaya imbal jasa kafalah sebesar 0,271%.
Sedangkan biaya pengurusan SKMHT dikenakan sebesar Rp350 ribu.
Jika demikian, berikut simulasi perhitungan angsuran gadai sertifikat tanah tersebut:
- Angsuran selama 60 bulan: Rp1.446.700 × 60 = Rp86.802.000
- Biaya imbal jasa kafalah: 0,271% × Rp55.000.000 = Rp149.050
- Biaya SKMHT: Rp350.000
- Total biaya: Rp86.802.000 + Rp149.050 + Rp350.000 = Rp87.301.050.
Jadi, total angsuran beserta biaya yang harus kamu bayar adalah sebesar Rp87.301.050.
Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian

Cara dan syarat gadai sertifikat tanah di Pegadaian sebenarnya cukup mudah.
Jika dipenuhi dengan baik, maka kesempatan menerima plafon yang tinggi menjadi semakin besar.
Bila berminat, berikut syarat gadai sertifikat tanah di Pegadaian:
- Melampirkan KTP Calon Nasabah dan pasangan
- Melampirkan Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi surat nikah/surat cerai
- Fotokopi IMB (untuk uang pinjaman di atas Rp 100 juta)
- Sertifikat asli
- Fotokopi Pajak Bumi Bangunan (PBB)
- Surat keterangan usaha (SKU) khusus untuk pelaku usaha mikro/kecil
- Usia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo akad
- Memiliki pendapatan rutin dibuktikan slip gaji 2 bulan terakhir.
Setelah syarat terpenuhi, ajukan proses gadai secara langsung melalui kantor cabang Pegadaian.
Jika diuraiakan, berikut kira-kira alur pengajuan gadai sertifikat tanah tersebut:
- Nasabah datang dengan membawa jaminan (marhun)
- Tim Mikro melakukan verifikasi berkas dan survei lokasi
- Tim Mikro menyetujui besaran marhun bih
- Marhun bih diterima oleh nasabah secara tunai atau transfer bank.
Baca juga: Panduan Lengkap Gadai AJB Rumah di Bank & Pegadaian
Bagaimana, cukup mudahkan mekanisme dan syarat gadai sertifikat tanah di Pegadaian.
Perlu diingat, besaran angsuran dan biaya lainnya dapat berubah mengikuti ketentuan Pegadaian.
Hubungi pihak terkait atau datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat untuk informasi terbaru.
Punya pertanyaan lain seputar properti? Yuk, diskusikan di Teras123!
Semoga bermanfaat!
FAQ
1. Berapa plafon pinjaman gadai sertifikat tanah di Pegadaian?
Mulai dari Rp1 juta hingga Rp100 juta, disesuaikan dengan nilai sertifikat tanah yang digadaikan.
2. Berapa tenor yang tersedia?
Tersedia tenor 12 hingga 60 bulan, tergantung besaran plafon yang diterima nasabah.
3. Apakah ada biaya lain selain cicilan bulanan?
Ada, antara lain biaya pengecekan (Rp50.000), administrasi (Rp70.000), imbal jasa kafalah, dan biaya SKMHT (Rp350.000–700.000).
4. Apa saja syarat utama gadai sertifikat tanah di Pegadaian?
KTP, Kartu Keluarga, sertifikat tanah asli, fotokopi PBB, dan slip gaji 2 bulan terakhir.
5. Bagaimana cara mengajukan gadai sertifikat tanah di Pegadaian?
Datang langsung ke kantor cabang Pegadaian terdekat dengan membawa sertifikat dan dokumen persyaratan.



